Rabu, 23 Juli 2014

Tulisan Softskil 12 (semester 6)


Jenis Transaksi Pada Bank

Adapun banyak jenis transaksi pada bank adalah sebagai berikut :
Transfer dana
Informasi saldo, mutasi rekening

Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon,

handphone, listrik, asuransi)
Pembelian (pulsa isi ulang)

Cara Mendapatkan E-Banking
Anda yang telag memiliki rekening Tabungan atau
Giro dapat mengajukan layanan E-Banking, yang
meliputi internet banking, mobile banking, phone
banking dan sms banking.
Layanan instant dan cepat untuk digunakan dan menghemat waktu dan biaya adalah sebagai berikut :
I. INTERNET BANKING
Anda dapat melakukan transaksi perbankan
(finansial dan non-finansial) melalui komputer yang
terhubung dengan jaringan internet bank.

II. MOBILE BANKING
Adalah layanan perbankan yang dapat diakses
langsung melalui telepon selular/handphone GSM
(Global for Mobile Communication) dengan
menggunakan SMS (Short Message Service).

III. SMS BANKING
Adalah layanan informasi perbankan yang dapat
diakses langsung melalui telepon selular/handphone
dengan menggunakan media SMS (short message
service)

II. PHONE BANKING
Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan
dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk
melakukan transaksi finansial non-cash melalui
telepon.


Keuntungan Electronic Banking
Mudah
1. dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
2. hanya dengan menggunakan perintah melalui
komputer dan/atau alat komunikasi yang Anda
gunakan, dapat langsung melakukan transaksi
perbankan tanpa harus datang ke kantor bank
atau ke ATM (kecuali untuk ambil uang tunai).


Tulisan Softskil 11 (semester 6)


Sistem Pembayaran
Sistem Pembayaran merupakan sistem yang berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain. Media yang digunakan untuk pemindahan nilai uang tersebut sangat beragam, mulai dari penggunaan alat pembayaran yang sederhana sampai pada penggunaan sistem yang kompleks dan melibatkan berbagai lembaga berikut aturan mainnya. Kewenangan mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia dilaksanakan oleh Bank Indonesia yang dituangkan dalam Undang Undang Bank Indonesia.

Dalam menjalankan mandat tersebut, BI mengacu pada empat prinsip kebijakan sistem pembayaran, yakni keamanan, efisiensi, kesetaraan akses dan perlindungan konsumen. Aman berarti segala risiko dalam sistem pembayaran seperti risiko likuiditas, risiko kredit, risiko fraud harus dapat dikelola dan dimitigasi dengan baik oleh setiap penyelenggaraan sistem pembayaran. Prinsip efisiensi menekankan bahwa penyelanggaran sistem pembayaran harus dapat digunakan secara luas sehingga biaya yang ditanggung masyarakat akan lebih murah karena meningkatnya skala ekonomi. Kemudian prinsip kesetaraan akses yang mengandung arti bahwa BI tidak menginginkan adanya praktek monopoli pada penyelenggaraan suatu sistem yang dapat menghambat pemain lain untuk masuk. Terakhir adalah kewajiban seluruh penyelenggara sistem pembayaran untuk memperhatikan aspek-aspek perlindungan konsumen. Sementara itu dalam kaitannya sebagai lembaga yang melakukan pengedaran uang, kelancaran sistem pembayaran die​jawantahkan dengan terjaganya jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat dan dalam kondisi yang layak edar atau biasa disebut clean money policy.


Tulisan Softskil 10 (semester 6)


Pelaku industri asuransi harus berebut sumber daya manusia (SDM) dengan sektor keuangan lain untuk memenuhi pekerja pada industri asuransi yang semakin berkembang.

"Saya terus terang dalam rangka mendapatkan putra putri bangsa berkarir di dunia asuransi sangat berat bersaing dengan bank," kata Ketua Eksekutif Pengawas Industri keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan Firdaus Djaelani, di Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Agar industri Asuransi dapat menarik untuk menjadi tempat berkarir, pelaku industri asuransi dengan giat melakukan sosialisasi ke berbagai perguruan tinggi.

"Mereka kurang tahu industri asuransi, pelaku industri asuransi keliling dari kampus ke kampus untuk memperkenalkan industri asuransi," ungkap dia.

Sebab itu pula digelar Isurance Day. Ketua Insurance Day Christian Wanadi mengatakan tujuan perayaan Hari Asuransi ke-8, yang salah satunya adalah menarik generasi muda untuk terjun berkarir pada industri tersebut.

"Dengan semangat energik dan dinamis khas generasi muda, diharapkan kedepannya asuransi dapat menjadi kebutuhan semua golongan baik para pengguna jasa asuransi ataupun para professional muda yang meniti karir di bidang asuransi," pungkas dia.

Selain menarik anak muda untuk berkarir di industri asuransi, pelaku industri juga mengincar anak muda untuk menjadi anggota asuransi. Hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan masa tua.

"Mengapa anak muda penting berasuransi, karena menjadi aset bangsa kita, mereka menjadi harapan dari perasuransian semakin banyak terjun yang mau berkarya untuk menggarap potensi yang besar yang sekarang ini sedikit terealisasi," kata Ketua Dewan Asuransi Indonesia Kornelius Sumanjuntak.

Dalam rangka merayakan hari asuransi ke delapan yang jatuh pada 18 Oktober nanti, pelaku industri mengadakan Insurance Day 2013, dalam perayaan tersebut mencari Mizz& Mazz Asuransi Indonesia 2013.

Untuk menjadai calon Mizz& Mazz Asuransi, akan ada audisi dengan mamanfaatkan sosial media, Menurut Christian kontestan harus berumur 18 hingga 25 tahun. "Untuk audisi ini menggunakan sosial media, kontestan 18-25 tahun," ungkap dia. (Pew/Nur).

Opini :
Apa yang sudah diungkapkan di atas merupakan salah satu tindakan yang positif, karena pada industri asuransi dibutuhkan para remaja, bukan hanya orang tua yang  bole terjun ke industri asuransi. Meskipun harus bersaing dengan bank tapi semoga saja persaingan nya berjalan secara sehat tanpa kerusuhan.

Kamis, 26 Juni 2014

Tulisan Softskil 9 (semester 6)


PT Bank Mandiri telah meluncurkan mandiri e-cash untuk memudahkan transaksi pembayaran mikro payment.
Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi, menjelaskan, aplikasi ini dapat digunakan masyarakat melalui telepon seluler tanpa perlu membuka rekening di cabang Bank Mandiri.
"Mandiri e-cash merupakan aplikasi uang elektronik bernuansa sosial media yang bertujuan untuk mendorong penciptaan less-cash society. Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play, App Store, Blackberry App World, Nokia Store," ujar Hery di Jakarta, Selasa (20/5).
Hery menambahkan, penggabungkan layanan perbankan dengan sosial media ini juga dapat digunakan masyarakat yang telah menjadi nasabah maupun yang bukan nasabah Bank Mandiri. Pada aplikasi ini, nomor telepon seluler masyarakat menjadi nomor rekening.
Faktor yang mendorong Bank Mandiri mengembangkan mandiri e-cash bernuansa sosial media ini, lanjut Hery, adalah perkembangan industri e-commerce di Indonesia yang pesat.
"Namun sayangnya, pertumbuhan itu belum didukung alat pembayaran yang memadai bagi pelaku transaksi e-commerce yang sebagian besar berusia antara 15-40 tahun," terang dia.
Di samping itu, masih banyak penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening bank. Selama 250 tahun perjalanan industri perbankan di Indonesia, masyarakat yang memiliki rekening bank hanya 60 juta orang.
"Kami meluncurkan mandiri e-cash, agar masyarakat lebih mudah dan nyaman melakukan transaksi. Inovasi ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan aplikasi pembayaran di industri e-commerce yang transaksinya tumbuh rata-rata 30 persen per tahun. Pada 2013, total volume transaksinya mencapai Rp 9 triliun," kata Hery. (chi/jpnn).
Sumber            :http://www.jpnn.com/read/2014/05/20/235590/Mandiri-e-Cash,-Koalisi-Transaksi-Keuangan-dan-Sosial-Media

Opini :
Begitu banyak aplikasi yang dikeluarkan bank untuk memudahkan para nasabah melakukan transaksi. Dengan munculnya e – cash tentunya sangat membantu sekali terhadap para nasabah bahkan yang bukan nasabah bank juga bisa melakukan transaksi e – cash. Karena tidak harus datang ke bank untuk melakukan suatu transaksi. Tidak semua penduduk indonesi mempunyai rekening bank, tetapi yang bukan nasabah suatu bank bisa mempunyai nomor rekening ketika menggunkan aplikasi ini, dan nomor rekening yang digunakan adalah nomor handphone yang dimasukkan pada aplikasi ini.

Tulisan Softskil 8 (semester 6)


Kabag Penum Mabes Polri Kombes Agus Rianto mempersilahkan nasabah Bank Mandiri untuk melapor jika menemui ada hal mencurigakan.
"Apabila nasabah merasa ada hal-hal aneh dan mencurigakan terkait rekening yang dimiliki maka bisa langsung juga (melapor) karena yang bersangkutan yang dirugikan," kata Agus di Mabes Polri, Rabu (14/5).
Jika sudah melapor, kata dia, akan ada langkah-langkah yang diambil kepolisian. Tapi sejauh ini Bank Mandiri dan nasabah belum ada yang melapor ke kepolisian. "Informasinya hari ini Mandiri akan laporan," katanya.
Polri belum bisa memastikan apa yang sebenarnya terjadi karena tidak ada laporan resmi dari Bank Mandiri. "Saat ini kan kita masih menduga-duga apa yang terjadi," tegasnya.
Agus menambahkan, informasi yang valid itu akan didapat setelah mendapatkan laporan resmi jika benar ada pencurian data atau informasi terkait kepemilikan rekening nasabah. "Pastinya seperti apa, perbankan yang lebih mengetahui hal itu," pungkasnya. (boy/jpnn).

Opini   :
Suatu bank pasti tidak selalu berjalan mulus, ada saja masalah yang terjadi entah itu tentang data nasabah atau tentang bank tersebut. Dihimbau kepada masyarakat yang menjadi nasabah suatu bank diharapkan segera melapor kepada bank ketika anda merasakan ada kecurigaan supaya bisa diselidiki dan di tangani oleh pihak yang berwajib dan agar tidak merugikan anda.