Rabu, 23 Juli 2014

Tulisan Softskil 14 (semester 6)


5 Jenis Kejahatan Perbankan yang Mengancam Nasabah

Modus kejahatan di bidang perbankan memang sedang marak terjadi. Banyak sekali nasabah sebagai korban kejahatan yang melaporkan diri ke pihak bank dan kepolisian. Hampir 3.000 kasus penipuan perbankan tercatat pada tahun 2012 menurut Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. Kejahatan-kejahatan perbankan ini biasanya dilakukan oleh pelaku dengan berbagai cara tradisional atau manual hingga tingkat modern dengan peralatan canggih.
Masyarakat hendaknya waspada terhadap moduk kejahatan perbankan ini. Berikut ini adalah lima jenis kejahatan yang sering dilaporkan korban terkait perbankan:
1. Card Trapping
Kejahatan ini biasanya dilakukan pelaku dengan cara tradisional yakni menjebak kartu dari mesin ATM. Yaitu pelaku akan mengakali mesin ATM dengan menyumpal lubang kartu dengan lidi. Sehingga nasabah yang akan mengambil uang di ATM mengeluh kartunya tersangkut di dalam. Pelaku sebelumnya juga sudah menempelkan stiker informasi kemana nasabah akan melapor jika kartu ATM nya tersangkut.
Jika nasabah sudah menghubungi nomer pusat informasi tersebut, pelaku akan meminta PIN nasabah. Untuk menghindarinya, sehendaknya nasabah harus menghapal nomer pusat informasi resmi dari bank terkait untuk menghindari penipuan cara berikut.
2. Via Jejaring Sosial
Cara ini biasanya dilakukan pelaku dengan mendekati si calon korban secara personal. Kasus terbesar yang terjadi yaitu seorang ibu-ibu yang diajak kenalan melalui facebook sehingga tertipu sampai Rp 1 miliar.
3. Rekening Fiktif
Biasanya korban mendapat pesan singkat dari pelaku yang meminta kiriman sejumlah uang ke sebuah nomer rekening. Pelaku menggunakan identitas palsu agar tidak mudah dideteksi oleh perbankan dan kepolisian. Kejadian ini sering dialami korban menjelang perayaan hari besar agama, penerimaan siswa baru atau bisa hari-hari biasa.
4. Pembobolan PIN
Pelaku memanfaatkan kegemaran nasabah yang berbelanja dengan EDC (Electronic Data Capture) daripada ATM. Mereka akan melakukan skimming untuk mencuri data nasabah baik PIN dan kartu Debit. Untuk menghindari kejadian ini, nasabah yang menggunakan EDC sebagai alat pembayaran sebaiknya berhati-hati saat memasukkan PIN ke mesin EDC dengan menggunakan kedua tangan untuk menjaga kerahasiaan.
5. Modus Pemenang Undian
Modus ini yang seringkali terjadi dengan mengirimkan pesan ke nasabah sebagai pemenang undian. Nasabah  diminta melakukan registrasi dengan e-banking melalui ATM dan tidak menyadari bahwa bahwa bahaya mengancam mereka.

Tulisan Softskil 13 (semester 6)


Safe Deposit Box
Layanan Safe Deposit Box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat-surat berharga yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khasanah yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk memberikan rasa aman bagi penggunanya. Kondisi ketidakpastian selalu menambah rasa khawatir, terutama menyangkut keamanan barang-barang yang tidak ternilai harganya. Dalam menentukan pilihan untuk tempat penyimpanan yang tepat, tentunya harus memilih tempat yang terpercaya.
Kegunaan Safe Deposit Box.

1.      Untuk menyimpan surat-surat berharga dan surat-surat penting seperti sertifikat-sertifikat, saham, obligasi, surat perjanjian, akte kelahiran, ijazah, dan lain-lain.
2.      Untuk menyimpan benda-benda berharga seperti emas, berlian, mutiara, intan, dan lain – lain.

Barang-barang Yang Dilarang Disimpan Dalam Safe Deposit Box
1. Narkotik dan sejenisnya
2. Bahan yang mudah meledak

 
Keuntungan Safe Deposit Box
 1. Bagi Bank

·         Biaya sewa

·         Uang jaminan yang mengendap

·         Pelayanan nasabah

2. Bagi Nasabah

·         Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan

·         Keamanan barang terjamin

Bank Card Bank card merupakan kartu plastik yang dikeluarkan bank dan diberikan kepada nasabahnya untuk dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat.

Tulisan Softskil 12 (semester 6)


Jenis Transaksi Pada Bank

Adapun banyak jenis transaksi pada bank adalah sebagai berikut :
Transfer dana
Informasi saldo, mutasi rekening

Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon,

handphone, listrik, asuransi)
Pembelian (pulsa isi ulang)

Cara Mendapatkan E-Banking
Anda yang telag memiliki rekening Tabungan atau
Giro dapat mengajukan layanan E-Banking, yang
meliputi internet banking, mobile banking, phone
banking dan sms banking.
Layanan instant dan cepat untuk digunakan dan menghemat waktu dan biaya adalah sebagai berikut :
I. INTERNET BANKING
Anda dapat melakukan transaksi perbankan
(finansial dan non-finansial) melalui komputer yang
terhubung dengan jaringan internet bank.

II. MOBILE BANKING
Adalah layanan perbankan yang dapat diakses
langsung melalui telepon selular/handphone GSM
(Global for Mobile Communication) dengan
menggunakan SMS (Short Message Service).

III. SMS BANKING
Adalah layanan informasi perbankan yang dapat
diakses langsung melalui telepon selular/handphone
dengan menggunakan media SMS (short message
service)

II. PHONE BANKING
Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan
dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk
melakukan transaksi finansial non-cash melalui
telepon.


Keuntungan Electronic Banking
Mudah
1. dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
2. hanya dengan menggunakan perintah melalui
komputer dan/atau alat komunikasi yang Anda
gunakan, dapat langsung melakukan transaksi
perbankan tanpa harus datang ke kantor bank
atau ke ATM (kecuali untuk ambil uang tunai).


Tulisan Softskil 11 (semester 6)


Sistem Pembayaran
Sistem Pembayaran merupakan sistem yang berkaitan dengan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain. Media yang digunakan untuk pemindahan nilai uang tersebut sangat beragam, mulai dari penggunaan alat pembayaran yang sederhana sampai pada penggunaan sistem yang kompleks dan melibatkan berbagai lembaga berikut aturan mainnya. Kewenangan mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia dilaksanakan oleh Bank Indonesia yang dituangkan dalam Undang Undang Bank Indonesia.

Dalam menjalankan mandat tersebut, BI mengacu pada empat prinsip kebijakan sistem pembayaran, yakni keamanan, efisiensi, kesetaraan akses dan perlindungan konsumen. Aman berarti segala risiko dalam sistem pembayaran seperti risiko likuiditas, risiko kredit, risiko fraud harus dapat dikelola dan dimitigasi dengan baik oleh setiap penyelenggaraan sistem pembayaran. Prinsip efisiensi menekankan bahwa penyelanggaran sistem pembayaran harus dapat digunakan secara luas sehingga biaya yang ditanggung masyarakat akan lebih murah karena meningkatnya skala ekonomi. Kemudian prinsip kesetaraan akses yang mengandung arti bahwa BI tidak menginginkan adanya praktek monopoli pada penyelenggaraan suatu sistem yang dapat menghambat pemain lain untuk masuk. Terakhir adalah kewajiban seluruh penyelenggara sistem pembayaran untuk memperhatikan aspek-aspek perlindungan konsumen. Sementara itu dalam kaitannya sebagai lembaga yang melakukan pengedaran uang, kelancaran sistem pembayaran die​jawantahkan dengan terjaganya jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat dan dalam kondisi yang layak edar atau biasa disebut clean money policy.


Tulisan Softskil 10 (semester 6)


Pelaku industri asuransi harus berebut sumber daya manusia (SDM) dengan sektor keuangan lain untuk memenuhi pekerja pada industri asuransi yang semakin berkembang.

"Saya terus terang dalam rangka mendapatkan putra putri bangsa berkarir di dunia asuransi sangat berat bersaing dengan bank," kata Ketua Eksekutif Pengawas Industri keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan Firdaus Djaelani, di Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Agar industri Asuransi dapat menarik untuk menjadi tempat berkarir, pelaku industri asuransi dengan giat melakukan sosialisasi ke berbagai perguruan tinggi.

"Mereka kurang tahu industri asuransi, pelaku industri asuransi keliling dari kampus ke kampus untuk memperkenalkan industri asuransi," ungkap dia.

Sebab itu pula digelar Isurance Day. Ketua Insurance Day Christian Wanadi mengatakan tujuan perayaan Hari Asuransi ke-8, yang salah satunya adalah menarik generasi muda untuk terjun berkarir pada industri tersebut.

"Dengan semangat energik dan dinamis khas generasi muda, diharapkan kedepannya asuransi dapat menjadi kebutuhan semua golongan baik para pengguna jasa asuransi ataupun para professional muda yang meniti karir di bidang asuransi," pungkas dia.

Selain menarik anak muda untuk berkarir di industri asuransi, pelaku industri juga mengincar anak muda untuk menjadi anggota asuransi. Hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan masa tua.

"Mengapa anak muda penting berasuransi, karena menjadi aset bangsa kita, mereka menjadi harapan dari perasuransian semakin banyak terjun yang mau berkarya untuk menggarap potensi yang besar yang sekarang ini sedikit terealisasi," kata Ketua Dewan Asuransi Indonesia Kornelius Sumanjuntak.

Dalam rangka merayakan hari asuransi ke delapan yang jatuh pada 18 Oktober nanti, pelaku industri mengadakan Insurance Day 2013, dalam perayaan tersebut mencari Mizz& Mazz Asuransi Indonesia 2013.

Untuk menjadai calon Mizz& Mazz Asuransi, akan ada audisi dengan mamanfaatkan sosial media, Menurut Christian kontestan harus berumur 18 hingga 25 tahun. "Untuk audisi ini menggunakan sosial media, kontestan 18-25 tahun," ungkap dia. (Pew/Nur).

Opini :
Apa yang sudah diungkapkan di atas merupakan salah satu tindakan yang positif, karena pada industri asuransi dibutuhkan para remaja, bukan hanya orang tua yang  bole terjun ke industri asuransi. Meskipun harus bersaing dengan bank tapi semoga saja persaingan nya berjalan secara sehat tanpa kerusuhan.